Pengikut

Selasa, 05 Mei 2020

REVOLUSI PENDIDIKAN


     Revolusi adalah perubahan  sosial dan kebudayaan yang berlangsung secara cepat dan menyangkut dasar atau pokok-pokok  kehidupan masyarakat . dialetika revolusi mengatakan bahwa revolusi merupakan suatu usaha menuju perubahan menuju kemaslahatan rakyat yang ditunjang oleh beragam faktor , tak hanya figure pemimpin , tetapi juga segenap elemen perjuangan beserta sarananya.
           Pendidikan adalah pembelajaran pengetahuan, keterampilan, dan kebiasaan sekelompok orang yang diturunkan dari suatu generasi kegenerasi berikutnya melelui pengajaran, peletihan ,atau penelitian. Pendidikan sering terjadi di bawa bimbingan orang lain, tetapi juga memungkinkan secara otodidak.
            Jadi seperti yang sudah dijelaskan diatas bahwa revolusi pendidikan itu perubahan yang terjadi pada pembelajaran atau penegetahuan pendidikan yang ada diindonesia seperti yang kita ketahui saat ini.
            Saat ini sudah kita ketahui bahwa sekarang itu sudah masuk pada era  industry 4,0 dimana perkembangan teknologi yang sangat cepat , seperti yang terjadi saat ini semua aktifitas masyarakat dipengaruhi dengan teknologi termasuk dunia pendidikan. Yang tidak asing adalah model pembelajaran di era 4,0 yaitu adanya pergeseran atau perubahan model pembelajaran yaitu blended learnig.
            Model pembelajaran blended learning mengabungakan pembelajaran tatap muka, tetapi menurut saya ini model pembelajaran yang tidak efekif karena kenapa, banyak teman- teman yang mengeluh masalah koneksi jaringan, itu semua menghambat terjadinya proses pembelajaran.
            Adanya pergeseran atau perubahan model pembelajaran tersebut sesuai dengan perkembangan teknologi yang begitu pesat. Perkembangan teknologi sekarang ini telah menjadi sarana aktifitas dalam kehidupan, sehingga era industry 4.0 disebut juga dengan istilah era digital dan era disrupsi,
            Dalam dunia pendidikan era industry 4.0 telah berpengaruh terhadap system pendidikan.terjadi perubahan pada tingkah laku dan prilaku manusia berubah dari masa kemasa.begitu pula hal ini turut merubah perkembangan system pendidikan yang ada diindonesia.
            Dapat dikatakan bahwa saat ini Indonesia sedang dalam masa transisi menuju pedidikan 4.0 seiring perkembangan revolusi indutri saat ini.kurikulum pendidikan lama masih belum sepenuhnya merespons geliat teknologi, walau sudah ada beberapa sekolah dan perguruan tinggi sudah melakukan metode ini.
            Era revolusi industry 4.0 merupakan tantangan berat bagi guru Indonesia. Mengutip dari jack Ma dalam pertemuan tahunan World Economi forum 2018, pendidikan adalah tantangan besar abad ini. Jika tidak mengubah cara mendidik dalam belajar mengajar, 30 tahun mendatang kita akan  mengalami kesulitan besar.                                                                                                 Ahli teori pendidikan sering menyebut Pendidikan Era Revolusi Industri 4.0 untuk menggambarkan berbagai cara mengintegritaskan teknologi cyber baik secara fisik maupun non fisik dalam pembelajaran. Pendidikan Era Revolusi Industri 4.0 adalah fenomena yang merespons kebutuhan revolusi industri dengan penyesuaian kurikulum baru sesuai situasi saat ini. Kurikulum tersebut mampu membuka jendela dunia melalui genggaman contohnya memanfaatkan internet of things (IOT). Di sisi lain pengajar juga memperoleh lebih banyak referensi dan metode pengajaran.
            System pendidikan membutuhkan gerakan kebaruan untuk merespon era industry 4.0. sala satun gerakan yang dicanangkan oleh pemerintah adalah gerakan literasi baru sebagai penguat bahkan menggeser gerakan literasi lama, literasi baru yang dimaksuda adalah kita berfokus pada literasi digital, literasi teknologi, literasi manusia.Tiga keterampilan ini diprediksi menjadi  keterampilan yang sangat dibutuhkan di masa depan atau di era 4.0.
            Revolusi pendidikan ditengah wabah covid-19, Covid-19 yang lebih dikenal dengan nama virus Corona adalah jenis baru dari corona virus yang menular ke manusia. Virus ini menyerang sistem pernapasan. Indonesia saat ini tengah menghadapi wabah atau covid -19. Hal ini tersebut berdampak atau perlaku pada pendidikan.
            Dengan dihapuskannya Ujian Nasional, belajar di rumah melalui aplikasi tertentu, kuliah daring, bimbingan dan seminar daring merupakan contoh pelayanan bidang pendidikan yang mempercepat penerapan Pendidikan era Revolusi 4.0. Bagaimana tidak baik pengajar maupun peserta didik dipacu untuk memahami setidaknya penggunaan teknologi digital. Di sisi lain peserta didik juga dipaksa untuk mengeksplor teknologi dan informasi dan menyalurkan kreatifitasnya melalui inovasi-inovasi dalam tugas-tugas yang diberikan.
            Akan tetapi tidak dapat dipungkiri adanya wabah Covid-19 menjadi salah satu pendorong penerapan sistem ini. Di sisi lain selain dituntut memahami teknologi dan informasi serta cara mengimplementasikannya, tentu terdapat permasalahan yang timbul yaitu terkait sarana prasarana yang memadai.
            Seperti yang terjadi saat ini peserta didik dari keluarga yang kurang mampu tidak memiliki hanpone atau kebutuhan yang digunakan untuk mengakses pembelajaran seperti kuota ,otomatis  dia tidak mengikuti proses pembelajaran yang sudah di terpakan.
            Oleh karena itu kebijakan sudah seharusnya memperhatikan hal tersebut. Pihak universitas  memiliki Surat Keputusan (SK) mahasisawa kurang mampu dan melakukan pendampingan belajar bagi mereka yang telah didata dengan memperoleh subsidi silang atau pemecahan masalah lainnya. Selain itu pemerintah harus memastikan bahwa setidaknya internet tersedia di daerah pendidikan agar menghindari pula alasan untuk pulang ke masing-masing kampung halaman dikarenakan menghindari penyebaran Covid-19.
            Pada akhirnya, di tengah merebaknya wabah Covid-19, Pendidikan era Revolusi Industri 4.0 dapat diterapkan dengan penyesuaian tertentu tanpa mennyampingkan hal-hal yang perlu diperhatikan lebih teknis, misalnya dampak dan kelemahannya. Di sisi lain tuntutan peran peserta didik diharapkan mampu membawa perubahan positif di tengah situasi melalui pemahaman yang diberikan oleh pengajar. Sudah saatnya kita berkolaborasi dalam mewujudkan "kesempatan" mengabdi di tengah adanya pandemi ini.
            Dan penghapusa  UN yang dipercepat akibat wabah covid-19 ini. UN adalah system evaluasi standar pendidikan dsar dan menengah secara nasional dan persamaan mututingkat pendidikan antar daerah yang dilakukan oleh pusat penilaian pendidikan.
Sehubungan adanya wabah Covid -19, maka tahun ini metri pendidikan dan kebudayaan (Mendikbud) memutuskan untuk menghapuskan ujian nasional tahun ini yang seharusnya UN tersebut dihapus tahun 2021. melihat kondisi masih mewabahnya corona, maka sebaiknya penghapusan UN dipercepat.

            Dampak UN dihapus justru memberikan dampak negative di mana siswa akan meraa kurang semangat belajar, karena mengingat siswa tidak memiliki tantangan untuk kelulusan siswa maupun utuk melanjutkan sekolah ke jenjang berikut.      
            Ujian nasional memiliki fungsi sebagai standarisasi nasional kelulusan untuk mengetahui kemampuan siswa dari segi nasional maupun kemampuan dirinya sendiri dari hasil yang ia rahih melelui ujian terseut.dan ujian nasional pun dihapus kita tidak tahu untuk memahami sampai mana kemampuan anak atau siswa  serta potensi yang ia meliki.
            Dan adapun sisi positifnya, ketakutan siswa menghadapi ujian nasional yang menjadi momok menakutkan bagi siswa akan berkurang,oleh karena itu banyak siswa yang merasa legah karena dihapusnya UN ini.
            Namun semua itu dengan adanya kebijakan pemerintah menghapuskan ujian nasional maka tentunya pemerintah sudah memiliki solusi alternative sehingga penghapusan UN diharapkan tidak berdampak buruk bagi dunia pendidikan, justru diharapkan dapat memiliki dampak kemajuan bagi dunia pendidikan serta dapat memenuhi rasa keadilan dalam memperoleh pendidik yang layak untuk semua kalangan.


Suber Referensi

https://www.ayobandung.com/read/2019/11/11/69890/revolusi-pendidikan-indonesia-ala-nadiem
https://ombudsman.go.id/artikel/r/artikel--pendidikan-era-revolusi-industri-40-di-tengah-covid-19
https://www.timesindonesia.co.id/read/news/258298/wabah-corona-dan-revolusi-pendidikan
https://rri.co.id/nasional/806297/pandemi-corona-anggota-dpr-penghapusan-un-harus-dimajukan